Ada sebagian tokoh nasional yang menyesalkan, kenapa di dalam Tugu Monas (Monumen Nasional) tidak ada miniatur patung yang menggambarkan perjuangan. para kiai dan santrinya melawan penjajah seperti halnya para tokoh dan kelompok pejuang lainnya? Tapi, bagi pribadi para kiai dan santri sebagai pelaku sejarah secara langsung, hal tersebut tidaklah terlalu penting karena melawan penjajah adalah kewajiban agama yang harus diniati tulus dan ikhlas karena perintah Allah swt, bukan untuk dipamer-pamerkan. Apalagi miniatur itu berupa patung anggota badan secara utuh yang dilarang dalam agama Islam. Walau-pun demikian, sejarah perjuangan para kiai dan santri dalam melawan penjajah harus tetap dicantumkan dalam buku bangsa Indonesia agar generasi sekarang bisa mengetahui fakta sejarah yang sebenarnya.