Pernah sahur tapi ragu karena merasa belum niat puasa? Tenang dulu.
Dalam hal ini Imam Khatib Al-Syirbini menerangkan bahwa beberapa tindakan bisa sudah dianggap sebagai niat. Misalnya, makan sahur dengan tujuan kuat untuk berpuasa esok hari, minum agar kuat menahan haus di siang hari, atau sengaja menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri karena khawatir fajar telah terbit.
Semua itu bisa bernilai niat apabila di dalam hati memang terlintas keinginan berpuasa dengan sifat-sifat yang disyaratkan. Jadi, selama ada kesadaran dalam hati untuk berpuasa dan tindakan yang menunjukkan maksud tersebut, tidak perlu terlalu gelisah. Intinya, niat bukan hanya ucapan lisan, tetapi juga tujuan yang hadir dalam hati bersamaan dengan perbuatan yang mengarah pada puasa.
Lebih tepatnya keterangan ini disebutkan dalam kitabnya yang berjudul bujairami al-khatib halaman 375 jus 2.
Oleh : Saiful Anwar




