Saat waktu berbuka tiba, ada anjuran indah yang sering kita dengar: memulai buka puasa dengan kurma atau seteguk air. Hal ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi termasuk sunnah Rasulullah ﷺ.
Berupa berbuka menggunakan kurma dan tentunya yang paling utama adalah menggunakan tiga butir. Jika kurma tidak tersedia, maka cukup dengan beberapa tegukan air sebagai pengganti, bahkan meskipun air tersebut berasal dari zamzam.
Anjuran ini menunjukkan kesederhanaan sekaligus kemudahan dalam berbuka, tanpa harus menunggu hidangan yang banyak. Yang terpenting adalah mengikuti tuntunan yang telah diajarkan dan mengawali berbuka dengan sesuatu yang ringan serta penuh keberkahan. Dengan cara sederhana ini, kita dapat meneladani sunnah sekaligus menjaga adab saat mengakhiri puasa. Keterangan ini disari dari kitab Fathlul Muin Karya Syekh Zainudhin Al-Malibari.
Oleh : M. Saifulloh Anwar






