Menu

Dark Mode
Keputusan Halaqoh Kebangsaan dan Ijma’ Ulama Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk Perubahan Indonesia Tentang Keharusan Memilih Pasangan Capres-Cawapres AMIN Berdasarkan Dalil Syar’i di Pondok Pesantren MUS Sarang Rembang Makna Jihad Membela Tanah Air di Era 5.0 MERAPATKAN BARISAN UNTUK PEMENANGAN AMIN DALAM PERSPEKTIF SYAR’I HUKUM MENYINGKAT KALIMAT THOYYIBAH! Meredam Fanatik ; Menguatkan Persatuan Dalam Pesta Politik. MENYAMBUT TAHUN POLITIK: HINDARI KONFLIK, PAKAI EMPATIK Setelah Komunisme,Masih Ada Kapitalisme Yang Perlu Dilawan! Malam Penuh Cinta Kepada Baginda Nabi Muhammad Saw. MENGKAJI FIKIH DALAM PEMBERONTAKAN G30SPKI Sudahkah Kita Cinta Kepada Rasulullah? MEWASPADAI KEBANGKITAN PARTAI KOMUNIS INDONESIA SEJARAH PKI PECI PUTIH; NUANSA BARU DALAM JAMA’AH MAKTUBAH Menyorot Fenomena Paham Islam-Kiri di Indonesia: Konvergensi atau Paradoks? KEBOHONGAN CITA-CITA MARXISME PRINSIP PENGELOLAAN HAK KEPEMILIKAN INDIVIDU DALAM ISLAM ; Menolak Tawaran Komunisme dalam Melawan Kapitalisme Kerusakan Ideologi Marxisme Perspektif Teologi Islam JEJAK HITAM PKI DARI IDELOGI KOMUNIS HINGGA SEJARAH KEJAHATAN DAN PENGIANATAN G30S Ku Putuskan Untuk …. Knock Out Rebahan ; Bangkit Sambut Masa Depan Ny. Hj. Chalimah Abdurrochim : Ibunda Hebat Di Balik Pengasuh PP. MUS Sarang BELA NEGARA INDONESIA MENURUT PANDANGAN ISLAM “Hukum Pingsan Saat Ramadhan: Antara Keringanan Shalat dan Kewajiban Qadha Puasa” KEISTIMEWAAN KHULUUF KEHARUMAN DIBALIK RASA LAPAR Memahami Makna ‘Akuf’ dalam Ibadah I’tikaf Plot Twist Kejujuran Sayyidina Umar Bin Khattab PERJALANAN CAHAYA: DARI LANGIT TERTINGGI KE RELUNG HATI BOLEH GAK SIH, CANTUK SAAT PUASA?

Berita

UTAMAKAN WAKTU, BUKAN MENU!”

badge-check


					UTAMAKAN WAKTU, BUKAN MENU!” Perbesar

Hadis Nabawi

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَحَبُّ عِبَادِي إِلَيَّ أَعْجَلُهُمْ فِطْرًا

Terjemahan: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: Hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menpercepat dalam berbuka.” (HR. Tirmidzi, ia berkata: Hadis Hasan)

 

Fikih hadis

Dalam literatur fikih, Muncul sebuah persoalan menarik terkait hadis diatas: mana yang lebih utama, menyegerakan berbuka tepat waktu namun hanya ada air, atau sedikit menunda waktu demi menunggu kurma?

Berdasarkan kaidah yang kuat, ditegaskan bahwa:

“Seandainya terjadi pertentangan antara bersegera berbuka namun hanya dengan air, dibandingkan menunda berbuka demi mendapatkan kurma, maka yang dimenangkan adalah bersegera berbuka dengan air.”

Alasannya sangat jelas, yaitu karena Keutamaan Waktu (Fadhilah al-Waqt) memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan Keutamaan Jenis Makanan (Fadhilah al-Ma’kul). Maslahat dalam menyegerakan berbuka mencakup kebaikan yang kembali kepada umat secara umum atau kolektif. Dengan seteguk air segera setelah waktu maghrib tiba, seorang mukmin telah menggapai predikat sebagai “Hamba yang paling dicintai Allah” karena ia tidak menunda sedetik pun hak tubuhnya yang telah diizinkan oleh Sang Pencipta.

 

Referensi:

  • Hadis: Riwayat Imam At-Tirmidzi (Hadis Hasan).
  • Kitab Fikih: Tuhfatul Muhtaj fi Syarh al-Minhaj karya Imam Ibnu Hajar al-Haitami   hal. 421, juz 2.

Oleh : Ahmad Nuchbah Alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Hukum Pingsan Saat Ramadhan: Antara Keringanan Shalat dan Kewajiban Qadha Puasa”

13 March 2026 - 20:28

KEISTIMEWAAN KHULUUF KEHARUMAN DIBALIK RASA LAPAR

13 March 2026 - 20:25

Memahami Makna ‘Akuf’ dalam Ibadah I’tikaf

13 March 2026 - 20:12

Plot Twist Kejujuran Sayyidina Umar Bin Khattab

10 March 2026 - 11:14

PERJALANAN CAHAYA: DARI LANGIT TERTINGGI KE RELUNG HATI

10 March 2026 - 11:12

Trending on Berita
batmantoto batmantoto situs togel
toto slot
slot88